Bursa Asia-Pasifik melemah pada 21 Agustus 2026, tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo bilang program pemerintah Prabowo-Gibran bagus semua, tapi ini kelemahannya.
Dalam penyelidikan, aparat bahkan menemukan sebuah brankas berisi uang yang jika dikonversikan ke nilai sekarang setara sekitar Rp4,14 miliar.